Selasa, 30 Oktober 2012

Bisnis kita ini MUDAH teman!!

Bisnis kita ini MUDAH teman!!
COPAS dari  Sharah Sugarda

Haiiii H-1, gimana…..gimana…..??? :-)
Sudah bolak balik dimotivasi tapi kalau tak beraksi maka gak akan ada hasilnya juga yaaa my leaders. Again….aku akan berkata….it’s YOU to DECIDE whether You’re Gonna Make it or NOT!
Jadi yang bener itu gini nih flownya
join gak pake gengsi + motivasi + aksi aksi aksi = hasilnya ok penuh gengsi :D :D
Masih ada waktu….coleek dan bongkar jaringannya yaa. Kerjakan sekarang…..yep, sekarang….every minutes count :-)
Kalau masih galau gundah gulana kenapa mesti tupo….why …oh why…..:p
Karenaa…….. sekali lagi aku jelaskan…tupo itu bagian dari ikhtiar kita ya teman2.
Tuponyapun cuma 100bp sekitar Rp 600rb, insyaAllah kala benar2 diedarin katalognya maka akan dengan mudah dapat orderan sebesar itu…gak cuma 100bp….tapi lubeeeer.
Kalau masih bertanya juga…”why oh why…….”
Karenaaaaa….kita ini bisnis retail sayangku…kita jualan barang….bukan jasa. Kalau gak ada barang yang terjual….berarti gak ada omzet…..lah itu bonus kita dibayarkan dari mana doong??
Trus kalau kita sendiri gak ‘jualan’ atau gak tupo…..gimana mau mengharapkan downline2 kita untuk tupo juga? Terlepas dari apakah tupo mereka itu untuk pemakaian sendiri ataupun dari hasil berjualan.
“Tapi Shar….loe mah sekarang udah enak, bonus udah jutaan, lah gw bonusnya belum seberapa, downline baru dikit banget, pembeli juga belum banyak”
Halaah cyn…..dulu pas aku mulai 5 tahun lalu ya bonusnya juga masih kecil kali…bonus bulan pertamaku itu “cuma” Rp 23ribu…tapi aku yakin, kalau bulan pertama aja bisa 23ribu, maka logikanya kalau aku kerjakan terus pasti aku bisa dapat lebih dari segitu. AKu gak perlu nunggu bukti sampai juta2, 23ribu di bulan pertama sudah membuat aku yakin bahwa sistem ini benar, bahwa bisnis ini bukan money game, aku dibayar sesuai dengan hasil jerih payahku. Aku dibayar untuk total penjualan dalam grupku. Bukan berdasarkan fee karena berhasil mengajak orang menjadi member. Ini baru bisnis beneran cyn….bukan bisnis kaya dalam semalam, ada prosesnya…ada caranya…ada hitungannya, ada barangnya
“Ah tapi shaaaar…..aku gak ada modalnya. Jualan segitu tuh gede banget sih, susah banget sih, banyak banget sih”.
Naaah kalau ada yang bilang begini. mesti dijelaskan lagi yaa logika2 di atas itu plus….aku selalu ingatkan…..bisnis kita ini insyaAllah mudaaah sekali dibandingkan bisnis lain. Modalnya relatif kecil….bahkan jika dibandingkan dengan bisnis sederhana yang tampilannya kurang cantik seperti: mbok2 tukang sayur di pasar atau abang tukang sayur keliling atau warung kecil di pinggir jalan.
Pernah gak menghitung berapa nilai sayur mayur yang dijual si mbok di lapaknya….cabe merah, cabe rawit, kunyit, asam, kacang2an, sayur2an. Atau berapa nilai sayur mayur, ikan, daging, ayam dll yang ad adi gerobang tukang sayur keliling langganan kita?
Tahu gak bahwa semua STOCK itu harus tersedia tiap hari di lapak dan gerobak mereka dalam jumlah yang cukup banyak, dalam kondisi yang segar daaan semua itu dibayar lunas oleh si mbok/ si abang sayur dari sumbernya di pasar induk sana. CASH…..si mbok dan si abang sayur itu mesti beli dan NYETOK barang….belum pasti apakah akan laku terjual semua….tapi dia harus punya stocknya…..kalau enggak mau jualan apa di lapak dan di gerobaknya? Mereka gak punya katalog beib…what you see is what they sell! Kalau ikan, daging, sayur mayurnya gak laku dan busuk, gimana? Bisa dibalikin gak ke bandar yang di pasar induk, jawabnya, NO….gak bisa.
They’re at your own risk! Argonya si mbok tetap jalan…..dia mesti sewa lapaknya, jadi dia harus jualan. Mesti beli lagi stock…mesti keluarin modal lagi supaya bisa tetap jualan dan menghasilkan.
Si mbok dan si abang tukan sayur itu jualan untuk apa? Target naik level? Bonus jutaan? Jalan2 ke LN? Atau bonus mobil? Atau kebebasan waktu? Teman2 bisa menjawabnya sendiri.
Kalau hujan meeka kehujanan, kalau panas mereka kepanasan.
Bisnis kita jauuuuuh lebih mudah…lebih cantik…lebih wangi…lebih high tech…lebih bersahabat dari sisi permodalan dan aneka hal lainnya.
Jadi kalau ada yang merasa kesusahan jualan Oriflame, kesusahan menjalankan bisnis Oriflame, dan berasa paling malang sedunia karena sulit nyari orderan, sulit karena OOS dan karena ditolak2in orang.
Coba kita review lagi yaa…
Kita perlu punya toko gak sih?? Enggak, kan ada katalog
Kita perlu nyetok barang gak sih? Enggak, order saat ada pesanan saja
Kita perlu punya gudang untuk simpan barang gak sih? Enggak, kan barangnya disimpan di Oriflame
Kita perlu melakukan packing dan mengalokasikan biaya pengiriman gak sih? Sebagian besar enggak, karena pengiriman dilakukan oleh Oriflame
Kita perlu mikirin gajian staf gak sih? Enggak, karena kita sistemnya bisnis independen, upline downline bukan bos bawahan. Oriflame yang membayarkan bonus kita dan seluruh jaringan kita…berapapu levelnya…sebesar apapun bonusnya. No worry beib! :-)
Kita perlu mikirin reward LN, program mobil dll gak? Enggak dear, segala rewardnya tergantung kerja kita kok. Kita tinggal kejar dan promoin ke jaringan, ajarin mereka caranya…incentivenya yang bayarin….ya Oriflame :-)
Satu-satunya yang perlu kita pikirkan adalah siapa lagi yang akan aku ajak untuk bergabung di Oriflame yaaa. Itu…dan hanya ituuuu :D
Jangan ada keraguan di hati…jangan kebanyakan nanya….jangan kebanyakan mikir…yang mesti dibanyakin itu actionnya. Buktinya udah ada di mana-mana. Berkali-kali sudah aku jelaskan, tupo/ target bulanannya mah samaa dari level 0% sampai 21%, gak berubah…..jadi konsen deh ke jaringan …besarkan jaringan…dan fokus ke tupo 100bp ….insyaAllah kalian akan merasakan hasil yang berlipat2 ganda, tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga insyaAllah untuk jaringan kalian juga.
Masih ragu?? Atau masih gak mau?
Maka aku akan jujur mengatakan…bahwa memang kamu bukan core teamku. Core teamku adalah orang yang punya impian sama denganku, punya ritme kerja yang kurang lebih sama denganku…..yang beraksi jauuuh lebih banyak dari pada sekedar bertanya dan berargumen denganku.
Masih gak yakin???
Maka dengan jujur aku katakan, jika kamu tidak segera berubah maka memang kamu gak akan pernah bisa menghasilkan bonus berjuta2 dan memperoleh aneka reward dari Oriflame seperti aku dan leader2 d’BCN dan Oriflame lainnya. Menjadi orang biasa dengan penghasilan luar biasa bukanlah pilihanmu.
Life is a decisioan. You decide what’s best for you.
And i decide what’s the best for me.
Let us be friend and (sadly) not business partner ;-)
But it’s ok, i still love you :-)
Again…happy tupo everyone!
Love,
Sharah

Ayo bergabung Klik disini ya
JOIN BISNIS 
 http://www.sharahsugarda.com/hendisch

Senin, 22 Oktober 2012

Empower You!

 
 
 
 
 
 
1 Vote

You are who you are… cannot be changed or altered… Accept it, embrace it! Be proud of you… If you are not proud of you then who will be? Your upbringing and heritage shaped the person you are today – all you can do is to enhance you and create a more active and positive you… Hell, you do that you’ll go a long way! Show confidence, humility and love… and in that order… And you’ll be the best you – someone that I and many with me would follow! Now that’s as good as it gets – Let me know when you are ready!
God Bless!

Meeting New People…

COPAS dari Fredrik Widell blog
Meeting New People…

Are you good at interacting and socializing with complete strangers? If so, the Network Marketing Business is for you. The Network Marketing Business is all about… Networking. Get around people, enjoy people and build relationships that may last you a life time!
There are a few important elements when meeting a potential prospect, business partner or a new person for the first time. I have listed a few things that sprung to mind below. However, as with everything, interaction with people is all about common sense. What to say, when, how and to whom… I have, for the sake of ease, assumed you have an abundance of this already!

  • Get Personally Involved
    • Ask questions about the person you just met. Who are they? Married? Children? Hobbies? Dreams? Etc…
    • Be equally open about who you are!
    • Remember names – Use them later. Hey, how are you, and how is Sharon? (asking about the person´s wife)- these small questions about family members, using their names, is a powerful tool in building relationships. I know, when someone does it to me I sincerely appreciate it.
    • Remember, showing a genuine interest in people is crucial to everything you do in life.
  • Find Commonalities 
    • As you are interacting and asking questions you need to find commonalities, things you share. It could be interests, places you visit or restaurants you frequent or anything… Establishing commonalities will certainly help you in your quest of building trust and relationships. Use the commonalities as a platform for communication. We all love to talk about things we know well.
    • Avoid religion or politics until you know it is ‘safe’ to discuss these topics. Some people take offense to differences of opinion. No need to start sticking your neck in the first interaction.
  • Confidence
    • Great interactions with people of any nature is based on confidence. It is hard to interact, sell or building relationships without having confidence. Great confidence in oneself comes from a belief that you can achieve anything. And you know what? You can… But that´s a different topic :)
    • You also, of course, need to be confident in the Company and Products you represent. This confidence comes from knowing the products, using the products and talking about the products.
    • Again, be genuine. Too much confidence will push people away and too little may make you come across as nervous or weak even. Trust yourself. You are good enough!
  • Physical
    • Smile as often as you can, genuinely.
    • Make eye contact and maintain it .
    • When interacting with people from different cultures make sure you know in advance what is considered a customary greeting. Shaking hands or kissing on the cheek or no physical contact at all. Make sure to avoid mistakes here as this will be the first impression of who you are. You are an interesting and interested person, thus you have cared enough to understand the traditions/customs of the person you are meeting.
Once you get good at interactions of any sort or with any person, it will take you all of five minutes to get to know someone decent enough to make a decision. A decision of whether he or she will be a stimulating acquaintance, friend or business partner. Practice makes perfect – so get around positive and inspiring people and start building those relationships today!
Good Luck!

Kamis, 11 Oktober 2012

FOTOGENIC TERLIHAT KEREN DI DEPAN KAMERA

FOTOGENIC TERLIHAT KEREN DI DEPAN KAMERA

Apakah Anda sering merasa kesal atau jengkel saat foto-foto yang ada gambar Anda terlihat kurang bagus? Mungkin Anda merasa jika difoto hasilnya beda dengan yang aslinya? Itu namanya Anda tidak fotogenic. Cobalah belajar dengan berpose dicermin dan ikuti tips-tips dibawah ini
Tips belajar fotogenic agar terlihat keren di depan kamera.
  1. Nyaman dengan penampilan Anda. Hasil foto akan memperlihatkan bahwa Anda merasa nyaman dengan pakaian maupun make-up Anda. Jadi, kenakanlah pakaian yang membuat nyaman Anda.
  2. Posisi tangan juga menentukan. Letakan tangan Anda di pinggul untuk menciptakan gaya kasual. Jika tubuh Anda cenderung lebar di bagian tengah, naikkan posisi tangan hingga di garis pinggang. Ini akan membantu menonjolkan bagian paling kecil dari pinggang Anda.
  3. Tampil sealami mungkin. Gunakan warna make-up dan pakaian yang alami, dengan nuansa warna hangat atau netral sehingga kulit Anda akan terlihat lebih bagus di foto. Pilihlah juga warna netral untuk pakaian bagian dalam.
  4. Ekspresi dan Fokus Mata. Seringkali pengarah gaya meminta model untuk ‘mengisi mata’. Maksudnya adalah sorot yang ekspresif saat menatap kamera. Tatapan yang terlihat kosong akan memberi kesan ‘kurang hidup’. Bukan dengan membelalakkan mata, namun cobalah lebih ekspresif yang apa adanya. Berkaca di depan cermin sangat membantu melatih ekspresi.
  5. Aksesoris. Gunakan aksesori paling tepat yang membuat Anda terlihat keren saat di foto. Misalnya gelang, jam tangan, kalung, dsb.
  6. Percaya Diri.  Tampil percaya diri itu penting karena akan menggambarkan ekspresi wajah Anda. Tanpa percaya diri, sebuah foto tidak akan menghasilkan sebuah karya yang maksimal.

Translate